Tekor! Gubernur Sumsel: Lrt Itu Proyek Pusat, Jangan Pas Rugi Kita Yang Disuruh Bayar


[PORTAL-BERSAMA.WEB.ID] Proyek LRT Palembang yang dibangga-banggakan pemerintah Jokowi ternyata malah tekor!

Biaya operasional Light Rail Transit (LRT) per bulan yang mencapai Rp10 miliar, sementara pendapatannya hanya Rp1,1 miliar perbulan. Tekor hampir Rp 9 Miliar per bulan!

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru SH MM pun menolak kerugian ini dibebankan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel beserta pemkot Palembang.

Mantan Bupati OKU Timur dua periode ini mencoba meluruskan jikalau LRT yang selama ini dibangga-banggakan jelang Asian Games kemudian bukan aset milik tempat melainkan aset milik negara.

"Itu aset sentra dan itu pengelolaannya dikelola oleh PT KAI. PT KAI kan tidak hanya mengelola LRT saja tapi angkutan lainnya menyerupai batubara, dari angkutan itukan menerima untung juga. Makara jangan dikala rugi, dilempar ke kita yang disuruh bayar. Gaklah," tegasnya.

[Berikut videonya]


Tags : berita islam terpercaya, portal bersama news, berita 2019
Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami.Disini
Tekor! Gubernur Sumsel: Lrt Itu Proyek Pusat, Jangan Pas Rugi Kita Yang Disuruh Bayar