Sudah Diduga, Menpora Cabut Imbauan Nyanyi Kebangsaan Di Bioskop Yang Gres Diteken


PORTAL-BERSAMA.WEB.ID - Penarikan surat Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi terkait imbauan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum pemutaran film di bioskop merupakan bukti faktual dari pengelolaan pemerintahan yang amburadul.

Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto mengaku sudah menduga hal semacam ini bakal terjadi. Pasalnya, Presiden Joko Widodo saja sering melaksanakan kegaduhan. Terbaru, terkait hoax pembebasan Abu Bakar Baasyir.

"Nah kan, sudah diduga. Tata kelola pemerintahan serba amburadul. Kesannya berkerja grasa-grusu. Semua ini alasannya yaitu lemahnya chief goverment," kata Andrianto ketika berbincang dengan redaksi, Jumat (1/2).

Lemahnya kepemimpinan nasional ini diduga alasannya yaitu ada kepanikan yang timbul akhir elektabilitas petahana Jokowi yang kian merosot.

Dengan demikian, kebijakan yang diambil Jokowi dan jajarannya pun hanya bertujuan umtuk mendapat perhatian masyarakat, demi mendongkrak elektabilitas paslon 01.

"Semua berdasar ukuran elektabilitas tidak meningkat kinerja jadinya ngoyo. Ada kesan rezim sudah mulai gugup. Tak tahu harus gimana lagi ambil simpati. Yang ada makin ngawur," ujar Andrianto.

Namun yang ada, alasannya yaitu diambil tanpa didasari dengan pertimbangan matang, kebijakan-kebijakan itu justru akan menciptakan tingkat elektabilitas Jokowi pada Pilpres 2019 tergerus.

"Tampaknya sudah sulit mencegah longsornya elektabilitas," pungkas Andrianto, pencetus mahasiswa tahun 1998. [rmol]

Tags : berita islam terpercaya, portal bersama news, berita 2019
Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami.Disini
Sudah Diduga, Menpora Cabut Imbauan Nyanyi Kebangsaan Di Bioskop Yang Gres Diteken