Soal Cak Jancuk, Gerindra: Joko Widodo Itu Capres Bukan Calon Preman


PORTAL-BERSAMA.WEB.ID - Penyematan gelar Cak Jancuk kepada calon presiden, Joko Widodo oleh para pendukung di Jawa Timur dinilai terlalu berlebihan.

Ketua DPP Partai Gerindra Sodik Mudjahid menilai tidak semestinya pendukung memberi gelar yang mengandung konotasi negatif. Pendukung Jokowi juga harus sadar bahwa pilpres harus dibarengi nilai-nilai edukasi.

Apalagi, sambung Sodik, pilpres merupakan ajang mencari presiden, bukan preman. 

"Saya kira ini yaitu pendidikan ya. Kecintaan apapun kepada jagoannya harus sesuai dengan kapasitasnya. Karena beliau calon presiden bukan calon preman, bukan (juga) calon penguasa yang kaya preman," ujar Sodik kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/2).

Dia juga menyinggung perilaku Jokowi yang seolah mengamini dirinya diberi gelar “jancuk”. Seharusnya, Jokowi meminta kepada pendukungnya untuk meralat gelar tersebut.

"Contohnya, ‘terima kasih atas penghargaannya, tapi plis tolong gelarnya itu gelar yang tidak mengandung konotasi buruk’,” pungkasnya. [rmol]

Tags : berita islam terpercaya, portal bersama news, berita 2019
Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami.Disini
Soal Cak Jancuk, Gerindra: Joko Widodo Itu Capres Bukan Calon Preman