Serentak Hari Ini 3 Pendukung Prabowo Diperiksa Dan Disidang: Ahmad Dhani (Surabaya), Dahnil (Jakarta), Ketum Pa 212 (Solo)


[PORTAL-BERSAMA.WEB.ID] Hari ini, Kamis (7/2/2019), dipanggil polisi/sidang:
1. Ahmad Dhani (PN Surabaya, masalah IDIOT)
2. Dahnil Anzar (Polda Metro Jaya Jakarta, masalah Kemah)
3. Slamet Maarif (Polresta Solo, masalah Tabligh Akbar)

Semuanya pendukung Prabowo...

(1) Hari Ini Ahmad Dhani Jalani Sidang Perdana Kasus Vlog Idiot

SURABAYA - Ahmad Dhani menjalani sidang perdana dalam masalah pencemaran nama baik vlognya yang menyebut kata idiot pada hari ini, Kamis (7/2/2019), di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur. Sidang pertama ini beragendakan pembacaan dakwaan. Politikus Partai Gerindra itu didakwa melanggar Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 45 UU ITE.

Adapun Kasus ini berawal ketika Ahmad Dhani hendak menghadiri deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya pada Agustus 2018. Di kota itu, Ahmad Dhani dihadang massa yang menamakan diri Koalisi Bela NKRI. Ahmad Dhani yang dicegat massa kemudian masuk ke dalam lobi hotel. Di lobi hotel itu, Ahmad Dhani menciptakan vlog di media umum yang diduga menyebut para pendemonya sebagai idiot.

Hendarsam Marantoko, pengacara Ahmad Dhani, yakin masalah yang menjerat kliennya ketika ini sangat lemah. Pasalnya, Ahmad Dhani tidak menyebutkan siapa yang disebutnya sebagai idiot dalam videonya.

Selain itu, Hendarsam menyampaikan ucapan itu dilontarkan Ahmad Dhani sebagai upaya membela diri alasannya ialah kala itu kliennya tengah dipersekusi.

Hendarsam kemudian mengibaratkan Ahmad Dhani hanya memukul maling yang ingin mencuri di rumahnya. Tapi yang terjadi, pentolan grup musik Dewa itu malah menjadi tersangka. “Ini ketidakadilan yang terjadi,” katanya. Dalam kasus ini, Kepolisian Daerah Jawa Timur menjerat ia dengan Pasal 27 ayat 3 Undang-undang Inormasi dan Transaksi Elektronik terkait pencemaran nama baik.

Karena itu, Hendarsam menduga dakwaan jaksa untuk Ahmad Dhani dalam masalah ini akan lemah. Dia menduga masalah ini hanya untuk membungkam kliennya. “Iya jika ini lemah banget, hanya untuk bungkam Mas Dhani saja sebenarnya,” katanya.

Link: https://www.tabloidbintang.com/berita/peristiwa/read/122712/hari-ini-ahmad-dhani-jalani-sidang-perdana-kasus-vlog-idiot

(2) Kembali Diperiksa, Dahnil Anzar Simanjuntak: Polisi Sedang Menguji Daya Tahan Saya Saja

JAKARTA - Mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Kamis (7/2/2019).

Ia kembali diperiksa sebagai saksi masalah dugaan korupsi berupa penyimpangan penggunaan anggaran kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia, yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada 2017 lalu.

Dahnil Anzar Simanjuntak datang di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya sekira pukul 11.00. Ia mengenakan kemeja warna putih dibalut jaket biru tua, didampingi kuasa aturan beserta sejumlah anggota PP Muhammadiyah.

"Polisi sedang menguji daya tahan aku saja," kata Dahnil Anzar Simanjuntak, ketika dicegat wartawan di depan pintu masuk Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya tengah menyelidiki masalah dugaan tindak pidana korupsi berupa penyimpangan penggunaan anggaran senilai Rp 2,7 miliar, terkait kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia, yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga beserta organisasi kepemudaan, 2017 lalu.

Link: http://wartakota.tribunnews.com/2019/02/07/kembali-diperiksa-dahnil-anzar-simanjuntak-polisi-sedang-menguji-daya-tahan-saya-saja

(3) Ketum PA 212 Slamet Ma'arif Diperiksa Polisi atas Dugaan Pelanggaran Tindak Pidana Kampanye

SOLO - Penyidik Polresta Surakarta melaksanakan investigasi terhadap Ketum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma'arif, terkait dugaan pelanggaran tindak pidana kampanye, di Mapolresta Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (7/2/2019).

Sebelumnya, Slamet Ma'arif telah diperiksa Bawaslu Surakarta atas dugaan pelanggaran tindak pidana kampanye di luar jadwal dalam Tablig Akbar PA 212 di Gladag Solo, Minggu (13/1/2019). Pemeriksaan itu kemudian diteruskan ke penyidik Polresta Surakarta.

Pemeriksaan Slamet Ma'arif dihadiri Ketua Dewan Penasihat PA 212 Amien Rais, Ketua Dewan Pembina Tim Pengacara Muslim (TPM) Mahendradatta, Ketua PA 212 Solo Raya R Djayendra Dewa, dan Ketua Dewan Syariah Kota Surakarta Ustaz Muinudinillah Basri.

Sekelompok massa juga menggelar agresi pemberian terhadap Slamet Ma'arif di depan Mapolresta Surakarta. Para orator secara bergantian memberikan orasinya di atas mobil.

Mahendradatta mengungkapkan, investigasi Slamet Ma'arif hanya dilema penafsiran. Menurut dia, apa yang disampaikan Slamet Ma'arif dalam Tablig Akbar tidak ada unsur pelanggaran.

"Tidak ada masalah. Itu memang sesuai dengan Tablig Akbar 212 ya gitu. Ulama ya, gitu. Saya kan, maaf ya agak bersahabat dengan ulama. Jadi, tahu cara ulama berkhotbah dan lain sebagainya. Ada yang keras, ada yang soft sekali, ada yang sangat keras dan sebagainya. Ini kan ngarah ke dilema kampanye saja, dianggap itu kampanye," kata Mahendradatta, yang juga penasihat aturan Slamet Ma'arif.

Link: https://regional.kompas.com/read/2019/02/07/15373991/ketum-pa-212-slamet-maarif-diperiksa-polisi-atas-dugaan-pelanggaran-tindak

حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

"Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah ialah sebaik-baik Pelindung." (QS Âli ‘Imrân [3]: 173)




Tags : berita islam terpercaya, portal bersama news, berita 2019
Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami.Disini
Serentak Hari Ini 3 Pendukung Prabowo Diperiksa Dan Disidang: Ahmad Dhani (Surabaya), Dahnil (Jakarta), Ketum Pa 212 (Solo)