Polisi Cari Perekam Penggeledahan Rumah Adik Wakil Gubernur Sumut


PORTAL-BERSAMA.WEB.ID -  Polisi mengejar pelaku pembuat video penggeledahan rumah adik Wakil Gubernur Sumut pada Rabu, 30 Januari 2019. Satu video beredar di media umum ketika Kepolisian Daerah Sumatera Utara adonan dari banyak sekali Direktorat di Polda Sumut menggeledah rumah Direktur PT. Anugerah Langkat Musa Idi Shah alias Dodi di Komplek Perumahan Cemara Asri. 

Video itu menjadi viral sehabis salah seorang yang diduga kerabat Dodi marah-marah. Ia menuding polisi tidak profesional dalam penanganan kasus yang menyerat Dodi jadi tersangka alih fungsi ratusan haktare hutan menjadi perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Langkat.

Dalam rekaman itu seseorang bersuara seolah-olah wanita menuding polisi sengaja membidik Dodi Shah menjadi tersangka alasannya keluarga besar mereka tidak bersedia mendukung pasangan Calon Presiden dan Calon Wapres nomor urut 01, Joko Widodo - Ma'ruf Amin. 

Namun polisi keberatan dengan isi video itu. Video itu, kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja mendiskreditkan institusi Polri. Personil Polri, kata Tatan bekerja independen dan profesional dalam penanganan kasus yang menjadikan Musa Idi Shah jadi tersangka. 

" Kami sampaikan bahwa Polisi Republik Indonesia dalam hal ini sebagai penegak aturan netral dalam urusan pemilihan presiden dan politik." kata Tatan dalam keterangan persnya, Kamis malam 31 Januari 2019.

Institusi Polri, kata Tatan dirugikan dengan video tersebut. Menurut dia, orang yang menciptakan video itu sudah mencoreng institusi Polri. "Kita lihat secara ekspresi ini sudah menuduh institusi Polisi Republik Indonesia secara keseluruhan,"ungkap Tatan.

Polisi, kata Tatan, akan mengambil langkah tegas terhadap pembuat video yang diduga bab dari keluarga Dodi.

"Polda Sumut akan mengambil perilaku . Malam ini akan dilakukan rapat berkaitan dengan video tersebut. Polisi akan mengambil langkah-langkah berkaitan dengan video dan pernyataan di dalam video itu. Yang niscaya kita akan lakukan langkah penegakan aturan kepada pembuat video itu, " ujar Tatan.

Meski belum tetapkan status tersangka kepada pembuat video, polisi punya saksi." Ada anggota Polisi Republik Indonesia yang melaksanakan penggeledahan termasuk mungkin ada beberapa rekan pers yang berada dilokasi dapat menjadi saksi mengungkap identitas pembuat video itu." kata Tatan. [tco]

Video yang beredar:


Tags : berita islam terpercaya, portal bersama news, berita 2019
Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami.Disini
Polisi Cari Perekam Penggeledahan Rumah Adik Wakil Gubernur Sumut