Pdip Minta Kasus Korupsi Bupati Kotim Rp 5,8 Triliun Tak Dikaitkan Partai


[PORTAL-BERSAMA.WEB.ID] KPK telah menetapkan Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Supian Hadi, sebagai tersangka korupsi yang diduga merugikan negara sekitar Rp 5,8 triliun dan USD 711 ribu. PDIP meminta masalah ini tak dikaitkan dengan partai.

"Oh, tidak ada kaitannya sama sekali, bahkan prinsip PDIP kan jelas, kader yang terlibat dalam tindak pidana korupsi mendapatkan hukuman yang tegas. Sudah terang sekali, sudah berkali-kali dilakukan," ujar Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno dikala dihubungi, Rabu (6/2/2019), menyerupai dilansir detikcom.

Hendrawan menegaskan, PDIP menjunjung tinggi pewujudan pemerintahan yang bersih. Sikap tersebut, katanya, merupakan kesepakatan yang sudah ditegaskan partai besutan Megawati Soekarnoputri itu berkali-kali.

"Komitmen partai terhadap tata kelola pemerintahan yang higienis terhadap integritas kader dan seterusnya itu sudah ceto. Istilahnya ceto welo-welo, sudah sangat jelas," tegas Hendrawan.

Menurut KPK, dugaan kerugian keuangan negara dalam masalah ini setara masalah korupsi e-KTP dan BLBI.

Kader PDIP itu diduga telah merugikan keuangan negara sekitar Rp5,8 Triliun dan US$711 ribu.

"Diduga terjadi kerugian keuangan negara sekurang-kurangnya Rp 5,8 triliun dan USD 711 ribu. Setara jikalau dibandingkan dengan masalah lain yang pernah ditangani KPK menyerupai KTP Elektronik (Rp 2,3 triliun) dan BLBI (Rp 4,58 triliun)," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (1/2/2019).

Selain mengakibatkan kerugian negara, Supian juga setidaknya mendapatkan kendaraan beroda empat Toyota Land Cruiser senilai Rp710 juta dan kendaraan beroda empat Hummer H3 senilai Rp1,35 miliar. "Selain itu, uang sebesar  Rp500 juta yang diduga diterima melalui pihak lain," kata Laode.

Supian Hadi yaitu Bupati Kotawaringin Timur yang menjabat dua periode, periode 2010–2015 kemudian terpilih lagi untuk periode 2016-2021. Supian Hadi juga menjabat Ketua­ Dewan Penasihat DPC PDIP Kotim.


Tags : berita islam terpercaya, portal bersama news, berita 2019
Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami.Disini
Pdip Minta Kasus Korupsi Bupati Kotim Rp 5,8 Triliun Tak Dikaitkan Partai