Pa 212 Laporkan Grace Natalie Dan Immanuel Ebenezer Ke Bareskrim


PORTAL-BERSAMA.WEB.ID -  Persatuan Alumni (PA) 212 melaporkan Ketua Umum PSI Grace Natalie dan Ketua Umum Ahok Mania Immanuel Ebenezer ke Bareskrim Polri. Keduanya dilaporkan untuk aduan yang berbeda.

Grace dilaporkan alasannya yaitu diduga memperlihatkan pernyataan yang menentang syariat Islam dengan melarang kadernya berpoligami. 

"Dilarang umat islam untuk menghujat apalagi melarang syariat yang di Indonesia dilindungi oleh pancasila. Pernyataan Grace Natalie ini telah menyinggung pancasila, menyinggung agama, menyinggung unsur golongan, melaksanakan hatespeech secara terbuka di media elektronik," ujar Sekjen Koordinator Bela Islam (Korlabi) Novel Bamukmin di Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (4/2/2019).

Laporan atas nama Soni Pradhana Putra dengan nomor LP/B/0151/II/2019/Bareskrim. Grace dilaporkan dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 wacana Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 wacana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) pasal 28 ayat (2) soal ujaran kebencian melalui media elektronik dan UU Nomor 40 tahun 2008 wacana Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis pasal 16, serta UU Nomor 1 tahun 1946 wacana kitab undang-undang hukum pidana pasal 156a soal penistaan agama. 

Sementara, Ketua Umum Ahok Mania Immanuel Ebenezer dilaporkan alasannya yaitu diduga melaksanakan pencemaran nama baik. Immanuel dilaporkan terkait pernyataannya yang menyebut kelompok 212 "Penghamba Uang".

"Imanuel Ebenezer juga telah kami laporkan, ia telah melaksanakan penistaan agama dan menyampaikan bahwa 212 yaitu kelompok penistaan agama yang menyampaikan bahwa kelompok 212 yaitu wisatawan penghamba uang yang Tuhan mereka yaitu duit," katanya. 

Laporan atas nama Musa Marasabessy dengan nomor LP/B/0150/II/2019/Bareskrim. Immanuel dilaporkan dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 wacana Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 wacana ITE pasal 27 ayat (3) dan UU Nomor 1 tahun 1946 wacana kitab undang-undang hukum pidana pasal 156a soal penistaan agama. 

Novel berharap biar laporan ini sanggup diproses dengan cepat. Ia pun membandingkan dengan laporan kasus yang dilaporkan dari kubu petahana Joko Widodo (Jokowi) yang dengan cepatnya polisi bergerak. 

"Kita berharap untuk Mabes Polisi Republik Indonesia segera memproses ini sebagaimana sebelumnya. Jangan dikala lawan kita pihak petahana yang melaporkan cepat-cepat ditangkap ibarat Jonru Ginting begitu Ahmad Dhani, Buni Yani ditangkap. Kita minta dan tak pernah bosan untuk meminta keadilan untuk sanggup tegak. Terutama di rezim ini," pungkas Novel. [dtk]

Tags : berita islam terpercaya, portal bersama news, berita 2019
Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami.Disini
Pa 212 Laporkan Grace Natalie Dan Immanuel Ebenezer Ke Bareskrim