Ombudsman Sayangkan Pernyataan 'Tak Dukung Joko Widodo Jangan Pakai Jalan Tol'


PORTAL-BERSAMA.WEB.ID - Publik sempat dihebohkan oleh pernyataan Ketua DPC PDIP Kota Semarang Hendrar Prihadi yang meminta pengusaha yang tidak mendukung Jokowi-Ma'ruf maka tidak usah menggunakan jalan tol.

Anggota Ombudsman RI, Alamsyah Saragih menyayangkan hal tersebut. Dia menilai hal tersebut tidak patut dilakukan meski dalam rangka kampanye.

"Menurut saya pelayanan publik untuk semua ya. Kalau becanda, sepakat lah. Kalau disampaikan dengan serius berdasarkan saya tidak patut seorang kepala tempat menyerupai itu, kecuali hanya bercanda kan kadang kala suka begitu. Tapi kalau itu dianggap sebagai kepingan dari proses kampanye, itu sesat," kata ia ketika ditemui di kantornya, Senin (4/2).

Dia mengatakan, Ombudsman tidak sanggup memberi rekomendasi terhadap insiden tersebut. Namun Alamsyah yakin hal itu menyebabkan imbas jera dengan dampak yang ditimbulkan setelahnya.

"Yakin sudah berpikir efeknya menyerupai ini, dibully di media massa. Tidak usah kita buang-buang energi juga mengingatkan. Kan kapok sendiri sesudah dibully, kecuali yang dampaknya ke masyarakat merugikan biasanya kita akan rekomendasi. Kalau ini alasannya yaitu perilakunya ia rasakan sendiri akibatnya," ujarnya.

Lebih jauh ia mengungkapkan Ombudsman gres sanggup bertindak bila hal tersebut tidak hanya menjadi ujaran tapi diterapkan. Misalnya memberlakukan larangan masuk jalan tol untuk kalangan tertentu. Namun ia menegaskan pihaknya mengecam adanya pernyataan tersebut. Sebab kemudahan umum diperuntukkan bagi publik tanpa ada diskriminasi.

"Ombudsman tidak merasa perlu untuk mengingatkan buang-buang energi untuk merekomendasikan. Karena instrumen rekomendasi kita punya kekuatan hukum, nah maka jauh lebih baik memantau saja, dan saya pikir kapok lah ia sesudah dibully di medsos gitu ya," tutupnya.

Sebelumnya, Ketua DPC PDIP Kota Semarang Hendrar Prihadi mengajak para pengusaha di Jawa Tengah mendukung Joko Widodo- Ma'ruf Amin. Ajakan tersebut disampaikan ketika menghadiri silaturahmi Jokowi dengan paguyuban pengusaha Jawa Tengah di Semarang Town Square.

"Mari kita dukung Jokowi-Ma'ruf Amin. Ada yang pernah lewat jalan tol? Berapa usang dari Semarang ke Jakarta?" tanya Hendrar di hadapan para pengusaha, Sabtu (2/2).

Para pengusaha yang hadir kompak menjawab "5 jam," teriak mereka.

Hendrar yang juga Wali Kota Semarang itu menyebut bila para pengusaha ini tidak mendukung Jokowi-Ma'ruf maka tidak usah menggunakan jalan tol.

"Kalau tidak mau mendukung Jokowi jangan pakai jalan tol," ungkap Hendrar yang disambut tawa para hadirin.

Kemudian, ia meminta kepada para pengusaha biar memastikan pertolongan kepada paslon nomor urut 01. "Kalau punya pacarnya tidak dukung Jokowi, ganti pacar yang pilih Jokowi," ungkap Hendrar.

Dalam pertemuan ini, hadir Pendiri dan Ketua Dewan Pembina Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Jokowi-Ma'ruf, Bahlil Lahadalia, Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding. [mdk]

Tags : berita islam terpercaya, portal bersama news, berita 2019
Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami.Disini
Ombudsman Sayangkan Pernyataan 'Tak Dukung Joko Widodo Jangan Pakai Jalan Tol'