Fahri Hamzah: Negara Merampas Kebebasan Pendapat Warganya Dengan Pasal Karet Uu Ite


[PORTAL-BERSAMA.WEB.ID] Intisari anutan Fahri Hamzah (penggagas Gerakan Arah Baru Indonesia/GARBI) yang disampaikan di ILC tvOne tadi malam (5/2/2019):

Yang kita cemaskan ialah negara menjadi juru tafsir atas wilayah privat. Negara merampas kebebasan beropini atas nama penegakan hukum. Di sini kita wajib merasa khawatir, sebab negara direpresentasikan oleh pemerintah yang berpihak/partisan. Ia bergerak melalui yudikatif yang tidak sepenuhnya mandiri.

Kenapa ini terjadi, sebab negara tidak siap berdialog secara demokratis dan dewasa. Negara mempersonalisasi kritik. Memang tidak secara langsung. Tapi ia menunggu tokoh2 oposan salah ucap. Karenanya UU ITE berpotensi dan terbukti dijadikan senjata membungkam mereka yang berbeda dengan pemerintah.

Negara-negara demokrasi tidak memasukkan pencemaran nama baik sebagai penggalan dari aturan pidana. Amerika Serikat merumuskan defamation sebagai penggalan dari Tort Law (Hukum Perdata). Meskipun terdapat beberapa negara penggalan yang mencantumkan hukuman pidana, namun pada praktiknya tidak digunakan. Bahkan sebagian besar dari peraturan aturan tersebut dinyatakan tidak konstitusional lagi oleh Mahkamah Agung Amerika Serikat.

Inggris dalam Defamation Act 2013 tidak mencantumkan hukuman pidana untuk masalah pencemaran namabaik.

Convention on Cyber Crime 2001 yang disusun oleh Dewan Eropa tidak memasukkan pencemaran nama baik dalam salah satu dari 4 jenis cyber crime yang diatur. Ada yang mengatur wacana “Content Related Offences” isinya ialah wacana pengaturan pornografi anak.

Pencemaran nama baik ialah urusan antar individu, namun menciptakan negara harus turun tangan dalam menjatuhkan hukuman. Ini tidak sempurna secara konstruksi hukum. Dan juga tidak efektif dalam penyelesaian duduk kasus aturan antara dua individu tersebut. Tema ini perlu didorong masuk area perdata.

Dari #ilctvone Selasa (5/2/19)

[video]

Tags : berita islam terpercaya, portal bersama news, berita 2019
Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami.Disini
Fahri Hamzah: Negara Merampas Kebebasan Pendapat Warganya Dengan Pasal Karet Uu Ite