Eka Gumilar Polisikan Immanuel Ebenezer Yang Sebut Penerima Agresi 212 Penghamba Uang


PORTAL-BERSAMA.WEB.ID -  Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Eka Gumilar yang menyerukan alumni 212 melaporkan Ketua Umum Jokowi Mania Immanuel Ebenezer ke Polda Metro Jaya menerima perhatian warganet. Ebenezer dianggap telah menghina akseptor 212 dengan menyebut kelompok penghamba uang.

Warganet dengan akun Twitter @AnakKampung313, mengingatkan Eka Gumilar untuk hati-hati. Menurut dia, dikala ini sedang trend yang lapor malah ditangkap polisi.

"Tiati um, biasanya yang lapor malah yang ditangkap... musimnya, emang lagi begituh," kata ia kepada Eka, Senin (4/1/2019).

Melihat mention tersebut, Eka menyampaikan kalau ia siap lahir batin bila dilaporkan. Bagi dia, ini merupakan bab dari usaha menjaga persatuan Indonesia.

"Terima kasih, insyaallah...saya siap hadapi lahir batin. Ini usaha kecil ikut menjaga persatuan dan kerukunan bangsa," jawab @ekagumilars, Senin (4/1/2019).

Diketahui, Immanuel sempat menuding akseptor agresi 212 merupakan kelompok wisatawan penghamba uang. Ucapan itu ia sampaikan dikala program diskusi di salah satu stasiun televisi swasta.

Juru Bicara Persaudaraan Alumni 212 Novel Bamukmin menyampaikan kalau ucapan Immanuel itu telah meresahkan umat Islam.

Kemudian lewat Twitter, Eka Gumilar mengajak seluruh akseptor alumni 212 untuk melaporkan Immanuel Ebenezer ke Polda Metro Jaya.

"Bagi saudaraku Alumni 212 yang merasa keberatan atas fitnah saudara Immanuel Ebenezer ini, saya serukan ikut bersama melaporkan ke Polda Metro jaya. Kita kumpul hari Senin, 4 Febriuari 2019 jam. 10.00 WIB di SPKT Polda Metro Jaya, Jakarta," tutur Eka, Sabtu (2/2/2019).



(*)

Tags : berita islam terpercaya, portal bersama news, berita 2019
Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami.Disini
Eka Gumilar Polisikan Immanuel Ebenezer Yang Sebut Penerima Agresi 212 Penghamba Uang