Cak Jan*** By Ust. Felix Siauw


[PORTAL-BERSAMA.WEB.ID]  Terus terang, aku sangat merasa terganggu beberapa hari ini dengan pemberitaan “Cak Jan***”. Mengapa? Karena bagi saya, ini peristiwa pemikiran

Tolong jangan dulu bahasan ini diambil dari sudut pandang dukung mendukung capres, alasannya aku sudah tegaskan, aku bukan bab tim kampanye manapun

Tapi coba pahami, bahwa insan itu bertindak sesuai pemahamannya, dan pemahaman itu hasil berpikir, berpikir itu tergantung informasi, dan itu bahasa

Maka orang yang berpikir buruk, itu hasil daripada informasi yang buruk, yang juga niscaya dari bahasa yang buruk, demikian pula sebaliknya

Orang-orang yang berpikir baik, akan menghasilkan pula bahasa-bahasa yang baik. Itulah mengapa, orangtua kita mengajarkan kebaikan dalam bertutur kata

Lihat budaya manapun di Nusantara, selalu ajarkan pada kita, bahwa ketika kita berbicara dengan orangtua, kita gunakan bahasa yang lebih halus, lebih tinggi, lebih baik

Bahkan bahasa Jawa dan Sunda punya 3 tingkatan bahasa, Melayu populer dengan pantun dan syair, kesemuanya memperlihatkan peradaban yang indah

Tapi hari-hari ini kita disuguhi media, kata-kata “Jan***” sebagai gelar yang diberikan. Meluas pemberitaannya, bahkan bawah umur tak ragu mengucapnya

Saya tak hendak membahas apa makna sebenarnya, tapi banyak yang sudah memahami, ini kata yang berkaitan dengan hal yang buruk, hal yang tak pantas

Meskipun sudah dianggap mengalami perubahan makna, bagi aku ini yaitu umpatan yang diwajarkan. Persis menyerupai kata SH*T dan F**K dalam bahasa inggris

Sekali lagi, ini ihwal bawah umur yang ikut terpapar, ihwal generasi muda. Mengapa kita tak berpikir kearah itu? Indonesia bukan hanya ihwal pemilihan 5 tahunan

Bila kini kita sudah merasa masuk akal untuk memperlihatkan rujukan negatif pada anak-anak, jangan kaget besok bawah umur menggelari gurunya “Jan***”, begitu

Ketika dianggap kurang ajar, maka bawah umur murid akan berkata, “Lho pak guru, itu kemuliaan, buktinya presiden kita saja digelari itu”, Celaka duabelas

#literasi #bahasa #generasimuda #pemuda #santun

Penulis: Ust. Felix Siauw
Tags : berita islam terpercaya, portal bersama news, berita 2019
Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami.Disini
Cak Jan*** By Ust. Felix Siauw