Andi Arief: Joko Widodo Terlalu Halu Dengan Post Factum Pilpres As


[PORTAL-BERSAMA.WEB.ID]  Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief mengaku tidak habis pikir dengan tudingan Joko Widodo soal tim sukses memakai teknik propaganda Rusia. Meski capres petahana itu tidak eksplisit menyebut timses dimaksud.

Andi Arief mengingatkan sebagian besar media dan stasiun televisi kini dikuasai kubu petahana.

"Oposisi diintimidasi, sebagian dipersekusi dan ditangkap, televisi dikuasai, sebagian media besar dikooptasi, pegawanegeri aturan berpolitik, kemudian kenapa masih teriak propaganda Rusia?" tanya Andi Arief di Jakarta, Senin 4 Februari 2019.

Pernyataan Jokowi itu berdasarkan beliau patut dipertanyakan.

"Hampir semua menteri, gubernur, bupati dam walikota hingga kepala desa sudah Bapak kuasai. Intelektual kampus dan forum resmi plat merah serta pengamat Bapak jadikan tukang, di mana propaganda Rusia?" lanjut mantan Staf Khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu.

Ia menangkap kesan Jokowi sedang merasa tersudut sehingga melontarkan tuduhan yang dinilainya tanpa dasar itu.

Logikanya, terang Andi Arief, dengan kewenangan yang dimiliki Jokowi sebagai presiden seharusnya tidak perlu khawatir.

"Bapak punya segalanya, oposisi bersenjata sisa-sisa. Kalau Bapak merasa kini tersudut, berarti memang Bapak nggak melaksanakan apa-apa. Bapak terlalu halu dengan post factum Pilpres AS dan Malaysia seakan propaganda Rusia sebagai faktor. Halu Pak Halu," pungkas Andi Arief.

Sumber: RMOL
Tags : berita islam terpercaya, portal bersama news, berita 2019
Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami.Disini
Andi Arief: Joko Widodo Terlalu Halu Dengan Post Factum Pilpres As